Tips Agar Rumah Tetap Terawat Walaupun Di Kawasan Rawan Banjir

Inilah Tips Agar Rumah Tetap Terawat Walaupun Di Kawasan Rawan Banjir

Saat musim hujan tiba, banyak orang yang tinggal di kawasan rawan banjir khawatir rumahnya kebanjiran. Apalagi bencana banjir berpengaruh pada segala aktifitas sehari-hari seperti bekerja, mencuci dan lain-lain. Bahkan banjir membuat kesehatan terganggu dan penyakit dengan mudah menular ke banyak orang. Selain itu lingkungan akan cepat kotor dan licin lantaran banjir pastinya membawa sampah maupun lumpur.

Walaupun tinggal di kawasan rawan, sudah sepatutnya rumah tetap terawat agar banjir tidak mengganggu rutinitas keluarga dan keluarga tetap sehat. Yang terpenting adalah tetap tenang dan sabar tatkala rumah dilanda banjir sehingga tidak menimbulkan berbagai masalah dan anak-anak ikut cemas. Dengan telaten merawat rumah saat musim hujan, menjadi hal utama kebahagiaan tetap terjaga.

Tips Merawat Rumah di Kawasan Rawan Banjir

Tinggal di kawasan rumah rawan banjir memang harus selalu siaga saat musim hujan agar tidak menjadi masalah. Pasalnya ketika pemilik rumah lalai atau salah meletaakkan beragam furniture penting pastinya akan rusak terkena banjir. Sejatinya, walaupun tinggal di daerah rawan banjir, terdapat beberapa tips agar rumah tidak kebanjiran, diantaranya adalah:

1. Permukaan Teras lebih Tinggi

Siapa sangka, memiliki teras lebih tinggi menjadi cara efektif mencegah rumah kebanjiran. Pasalnya permukaan teras yang lebih tinggi membuat air tidak dapat memasuki rumah, selain itu memakai jasa epoxy lantai termasuk solusi tepat agar permukaan teras yang lebih tinggi tidak mempengaruhi desain rumah karena pekerjanya sudah berpengalaman. Bahkan tatkala anda minim dana, cukup membuat tanggul berupa semen dan sejenisnya di depan teras agar rumah aman dari banjir.

2. Menaikan Ruang Tamu

Menaikan ruang tamu juga penting untuk rumah dikawasan rawan banjir agar air tidak memasuki rumah. Namun tatkala memilih menaikan ruang tamu, wajib memperhatikan jarak plafon dan ukuran tinggi agar desain ruang tamu yang ebih tinggi tidak membuat repot pemilik rumah maupun tamu saat memasuki rumah. Selain itu pemasangan plafon juga dibuat lebih tinggi agar ruangan tidak panas dan membuat suasana rumah tidak nyaman.

3. Memaksimalkan Kondisi Saluran Air

Kondisi saluran air atau got memang berperan mencegah banjir di berbagai daerah, termasuk di kawasan rawan banjir. Tujuannya agar pembuangan air dari rumah-rumah mengalir dengan baik ke sungai dan tidak menyumbat di sudut-sudut saluran air, dengan begitu saat musim hujan datang air akan mengalir tanpa membuat banjir. Untuk itu usahakan membuang sampah di tempatnya dan wajib menjaga kebersihan saluran air dari sampah. Bahkan penggunaan epoxy lantai diperlukan agar kekokohan saluran air mumpuni sehingga bertahan lama walaupun selalu digenangi air.

4. Menggunakan Perabotan Minimalis

Perabotan minimalis tepat digunakan di kawasan rawan banjir sehingga ketika banjir mendadak memasuki rumah, anda dapat mengangkat perabotan tersebut. Hal itu karena perabotan minimalis dibuat dari kayu sehingga dapat diangkat dan dipindahkan ke tempat lain. Tentunya perabotan tersebut akan terawat karena tidak terkena genangan air. Bayangkan saja jika beragam perabotan seperti sofa dan furniture yang dibuat dari kain, pastinya akan berat dan diangkat dan membuatnya cepat rusak terkena genangan air.

5. Membangun Rumah Dengan Pondasi Tinggi

Sudah sepatutnya rumah di kawasan rawan banjir membangun rumah dengan pondasi yang tinggi sekitar 41 sampai 53 cm agar banjir tidak memasuki rumah. Sementara material pondasi usahakan dipadukan dengan epoxy agar daya rekatnya mumpuni sehingga pondasi sangat kokoh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *