Lantai Epoxy

Penting! Ketahui Masalah yang Biasa Terjadi dalam Pengerjaan Lantai Epoxy

Seperti yang telah diketahui banyak orang, lantai epoxy merupakan lantai yang identik dengan wilayah perindustrian dan kapal lautMengapa? Karena lantai ini memberikan jaminan daya tahan yang lebih lama daripada jenis lantai yang lain, juga kemampuannya untuk bisa membuat lantai menjadi terus bersih terhindar dari noda maupun bahan-bahan kimia, bahkan lapisan yang digunakan pada kapal laut bisa mencegah terjadinya korosi atau karat pada badan kapal.

Oleh karenanya, dengan berbagai kelebihan tersebut semakin banyak orang yang beralih mengaplikasikan lantai dengan berbahan dasar resin ini di pabrik, industri, gudang, kapal laut, dan lain-lain. Proses pemasangannya juga relatif sangat mudah, asalkan tahu tekniknya dan tidak asal, mengetahui apa saja yang perlu dilakukan sebelum, sesaat, dan setelah proses pengaplikasian.

Biasanya, yang terjadi di lapangan ketika pemasangan lantai resin ini dilakukan oleh orang yang kurang berpengalaman, maka akan timbul beberapa masalah dalam proses pengerjaannya. Ingin tahu apa masalah yang sering muncul tersebut? Simak ulasan berikut ini!

Beberapa Masalah yang Biasa Terjadi dalam Pengerjaan Lantai Epoxy

  1. Terkelupasnya Lapisan pada Lantai

Ketika proses pencampuran bahan-bahan epoxy floor, terdapat suatu kesalahan fatal yang sering dilakukan dan tidak disadari. Seperti misalnya menambahkan zat yang memiliki sifat adhesi atau perekat dalam jumlah yang terlalu sedikit, proses pencampuran bahan-bahan yang tidak benar, serta kesalahan ketika melakukan pelapisan di atas lantai beton atau jenis lantai lainnya. Jika hal ini terjadi, maka tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pelapisan kedua yang tentunya akan menguras lebih banyak uang, waktu, dan tenaga.

  1. Muncul Gelembung-Gelembung Kecil atau Bubble

Bubble yang muncul pada permukaan lapisan lantai setelah proses pengaplikasian telah selesai dan campuran resin telah mengering bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Yang pertama akibat proses pelapisan yang kurang baik, terutama saat sebelum campuran bahan-bahan ditumpahkan pada lantai. Mungkin saja ketika menunggu resinnya kering belum terlihat, baru setelah kering kita akan menyadari bahwa terdapat kesalahan ketika proses pelapisan lantai. Faktor kedua yang memengaruhi adalah gas yang ditimbulkan dari campuran bahan epoxy sendiri, gas ini kemudian akan tinggal dan pada bagian permukaan lantai dan muncullah istilah bubble yang digunakan tadi. Faktor ketiga disebabkan karena adanya minyak, residu atau sisa silikon yang terdapat pada permukaan lantai sebelum dilapisi oleh campuran resin dan polimer. Oleh karenanya, pastikan keadaan lantai kering dan bersih dari segala partikel yang dapat menyebabkan kegagalan dalam proses pelapisan.

  1. Lapisan Lantai yang Berlubang

Adanya lubang-lubang kecil pada lapisan lantai bisa jadi disebabkan oleh berbagai partikel padat seperti pasir yang ada pada lantai sebelum proses pelapisan berlangsung. Hal ini berpeluang besar terjadi akibat kurang diperhatikannya kebersihan lantai sesaat sebelum lantai dilapisi oleh epoxy. Nah, lalu bagaimana cara mencegah serta solusi jika hal ini terlanjur terjadi? Yang pertama tentunya dengan melakukan pembersihan terlebih dahulu terhadap pasir-pasir yang mungkin masih menempel pada lantai, yang kedua adalah menggunakan proporsi campuran yang antara resin, polimer, dan juga pewarna. Adapun solusi dan pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan memperhatikan lapisan lantai setelah proses pengaplikasian berlangsung. Jika menemukan adanya lubang-lubang kecil yang muncul ataupun bagian yang tidak rata,maka harus segera ditutup dengan campuran polimer tadi.

Itulah tadi beberapa masalah yang biasa terjadi dalam pengerjaan lantai epoxy, pekerjaan yang dilakukan secara setengah-setengah dan oleh orang yang tidak berpengalaman akan menimbulkan kerugian serius, terutama apabila pelapisan lantai harus dilakukan berulang. Oleh karenanya, dengan membaca ulasan tadi diharapkan kepada para pembaca untuk bisa lebih cermat, dengan begitu tentunya Anda akan bisa menghemat budget, tenaga, serta waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *