Trik dan Tips Memilih Bata Hebel

Trik dan Tips Memilih Bata Hebel yang Berkualitas

Hebel atau bata ringan merupakan material hasil pabrikasi sebagai alternatif pengganti bata konvensional. Disebut bata ringan karena berbobot ringan bahkan lebih ringan daripada bata konvensional untuk ukuran yang sama. Ringannya bata hebel ini disebabkan rongga-rongga kecil yang terbentuk dari hasil proses kimiawi sehingga menjadikan bata ini menjadi ringan. Bata ringan ini digemari banyak kalangan karena beberapa keunggulan yang terdapat di dalamnya, antara lain harganya yang lebih murah daripada bata konvensional dan tentu saja hemat. Inovasi yang mengagumkan ini merupakan solusi dari harga bahan bangunan yang dirasa semakin mahal dari waktu ke waktu.

Hebel yang beredar di pasaran saat ini terdapat dua jenis yang populer disebut hebel AAC dan hebel CLC. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda secara mendasar, meski sama-sama hebel. Hebel AAC umumnya lebih ringan dan lebih halus daripada hebel jenis CLC yang dikeringkan secara tradisional. Meski harga hebel AAC lebih mahal daripada hebel CLC, kekuatan hebel AAC lebih baik dan sangat rekat melekat pada hebel yang lainnya. Sebelum menentukan jenis hebel yang diinginkan, ada baiknya memahami perbedaan jenis hebel ini.

Tips Memilih Bata Hebel yang Berkualitas

Trik dan Tips Memilih Bata Hebel

Lebih bagus mana, hebel AAC atau CLC? Kedua hebel sama bagusnya tergantung bangunan apa yang akan dibangun. Jika Anda memutuskan membangun dinding rumah, maka disarankan menggunakan hebel AAC meski lebih mahal daripada hebel CLC. Tetapi jika dinding yang akan dibangun bukan untuk rumah, pagar, atau dinding kandang, maka sebaiknya menggunakan hebel CLC yang lebih murah. Hebel CLC akan semakin kuat seiring waktu karena proses kelembaban yang mempengaruhinya. Meski memiliki kelebihan masing-masing, kedua hebel memiliki kualitas yang berbeda sesuai dengan produsen yang memproduksinya. Begini cara memilih hebel yang berkualitas itu.

1. Halus

Hebel yang halus mencirikan kepadatan materi, pilihlah hebel dengan ekstur halus. Sebab hebel yang kasar biasanya dibuat kurang sempurna baik dalam proses pengeringan maupun saat mengeluarkan udara dari dalam hebel. Hebel AAC terkenal sebagai hebel yang memiliki permukaan halus akibat produksi yang dibuat secara komputerisasi. Namun demikian, beberapa produsen gagal menciptakan hebel yang halus. Sedangan hebel CLC yang diproduksi lebih sederhana sering kali menghasilkan tekstur yang halus.

2. Pori-pori Rata

Ciri kualitas hebel berikutnya dapat dicirikan dari pori-pori pada hebel tersebut. Hebel yang berkualitas dapat dilihat dari sebaran pori-pori yang merata dengan besaran yang kurang lebih sama. Hebel yang kurang berkualitas biasanya memiliki rongga pori yang agak besar dan tidak merata hal ini disebabkan proses pengeluaran udara dari adonan hebel yang cepat sehingga hebel terasa lebih berat dan mudah patah.

3. Ringan

Hebel yang berkualitas berbobot ringan, begitu ringannya hingga tiga tumpukan hebel dapat diangkat dengan satu tangan tanpa kesulitan. Kondisi hebel yang ringan ini berlaku untuk hebel AAC dan CLC. Keringanan pada hebel ini disebabkan banyaknya rongga kecil yang terdapat di dalam hebel. Mungkin ini cara termudah untuk menguji kualitas hebel.

Nah, sebelum memastikan akan memilih hebel yang berkualitas, perhatikan ciri-ciri di atas. Sebab saat ini cukup banyak produsen yang memproduksi bata ringan, dan banyak diantaranya yang membuat secara serampangan tanpa memperhatikan kualitas. Tingginya animo masyarakat terhadap bata ringan ini turut mendorong banyak produsen dalam memproduksi hebel si beton ringan. Namun demikian, keputusan tetap di tangan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *