Category Archives: Dekorasi

Sliding Door Atau Folding Door

Lebih Enak Mana ? Sliding Door Atau Folding Door

Folding door dan juga sliding door merupakan salah satu jenis pintu yang banyak digunakan pada jenis rumah-rumah modern. Ya, beberapa rumah mewah menggunakan kedua jenis pintu tersebut, karena masing-masing jenis pintu memiliki fungsi dan juga manfaat tersendiri.

Nah, bagi Anda yang masih bingung untuk memilih jenis pintu. Maka, Anda dapat menyimak artikel kali ini yang membahas tentang kelebihan atau keunggulan dari kedua jenis pintu tersebut, dan lebih untung mana menggunakan jenis pintu folding door atau pintu geser untuk rumah Anda.

Keunggulan Antara Folding Door Dengan Sliding Door

Memang, rata-rata rumah berdesain mewah kerap menggunakan folding door ataupun sliding door sebagai pintu “penyekat” antar ruangan. Mekipun memiliki fungsi yang sama. Akan tetapi, kedua jenis pintu ini memiliki perbedaan yakni, proses menutup pintu folding door ini adalah dilipat. Sedangkan, proses menutup pintu sliding door ini adalah digeser.

Selain memiliki perbedaan cara penggunaannya, kedua jenis pintu ini juga memiliki perbedaan keunggulan. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  • Folding Door

Keunggulan pertama dari penggunaan folding door adalah kuat dan kokoh. Memang, rata-rata pintu folding door ini terbuat dari bahan kayu. Selain itu, harga folding door ini lebih murah dan juga cara pengaplikasian folding door di rumah pun juga terbilang sangat mudah.

  • Sliding Door

Keunggulan pertama dari penggunaan pintu geser adalah, mampu menutup suatu ruangan secara rapat. Sehingga, tidak akan ada yang mampu menembu pintu jenis pintu geser, sekalipun hewan berukuran kecil. Selain itu, Penggunaan jenis pintu pintu geser ini dinilai lebih praktis karena tidak terlalu memakan tempat yang cukup banyak.

Nah, itulah beberapa keunggulan dari masing-masing jenis pintu tersebut. Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan jenis pintu yang bagaimana. Asalkan, pintu tersebut sangat pas dengan model desain rumah Anda dan juga sesuai dengan budget yang Anda siapkan.

Lebih Enak Mana Penggunaannya?

Banyak orang yang masih bingung untuk memilih jenis pintu rumah. Mereka kerap bingung untuk memilih menggunakan folding door atau pintu geser. Sebab, kedua jenis pintu ini sama-sama memiliki kelebihan dan juga kekurangan masing-masing.

Apabila desain rumah Anda tidak terlalu besar dan juga ingin mencari jenis pintu “penyekat” dengan harga murah, maka Anda akan lebih disarankan untuk menggunakan jenis pintu folding door. Sebab, pintu folding door ini dirasa sangat pas untuk jenis rumah yang tidak terlalu besar dan juga bagi Anda yang menyediakan budget pas pasan untuk mencari pintu rumah.

Sedangkan, apabila desain rumah Anda cukup besar dan juga tengah mencari jenis pintu “penyekat” ruangan yang cukup luas, maka Anda dapat menggunakan jenis pintu pintu geser. Sebab, jenis pintu pintu geser ini mampu menyekat suatu ruangan yang cukup luas, dan juga desain pintu pintu geser ini tampak lebih mewah dibandingkan dengan jenis pintu folding door. Akan tetapi, harga pintu pintu geser ini lebih mahal ketimbang jenis folding door. Karena, Anda harus membeli rel sliding untuk jenis pintu yang satu ini.

Jadi, Anda dapat menentukan sendiri jenis pintu rumah yang pas untuk Anda gunakan sebagai pintu penyekat antar ruangan ini. Apabila Anda mengalami keterbatasan budget dalam membeli pintu penyekat ruangan, maka sebaiknya menggunakan jenis folding door. Apabila Anda ingin menggunakan pintu model terbaru dan terkesan mewah, maka Anda dapat menggunakan sliding door.

Cara Ciptakan Spot Favorit Tempat Bersantai

Cara Ciptakan Spot Favorit Tempat Bersantai

Rumah bukan hanya tempat kita tinggal, tapi juga tempat kita pulang. Di rumahlah kita biasa menghabiskan waktu dengan orang-orang tercinta. Juga mengukir banyak cerita. Oleh karena itu, memastikan rumah kita sebagai tempat favorit adalah sebuah keharusan. Anda pasti pernah mendengar istilah “Home Sweet Home” atau “Rumahku Surgaku”. Di rumahlah semua kegembiraan banyak tercipta dalam hidup kita. Karena itu juga, rumah harus bisa dijadikan tempat melepas penat dan menenangkan diri.

Pentingnya Menjaga Kenyamanan Rumah

Anda harus berusaha menciptakan ruangan yang nyaman bagi Anda dan keluarga Anda. Kenyamanan di dalam rumah tidak saja terkait dengan luas sempitnya sebuah rumah. Tapi juga berkaitan dengan kebersihannya yang akan berdampak pada kesehatan Anda.

Kebersihan Rumah

Jangan hanya sekadar membeli atau memasang kebutuhan rumah. Anda juga harus mengetahui cara merawat berbagai hal yang terdapat di dalam rumah Anda. Jadi, bukan hanya Anda membeli kerai di agen jual roller blind, misalnya, tapi Anda juga harus tahu bagaimana cara merawat kerai tersebut agar selalu bersih.

Kelancaran sirkulasi air, udara dan cahaya juga harus diperhatikan

Agar tidak memberikan Anda berbagai kerepotan yang tidak diperlukan. Selain itu, perhatikan juga keindahan dekorasi dan interior rumah Anda. Misalnya saat Anda membeli di toko online yang jual roller blind, pilihlah motif yang serasi dengan ruangan Anda. Sehingga keindahan ruangan Anda tetap terjaga.

Spot Favorit

Tidak kalah penting, untuk menciptakan rumah yang nyaman, juga perlu tersedianya spot-spot favorit dimana Anda atau keluarga Anda dapat menghabiskan waktu. Tempat bagi Anda tenggelam memanjakan diri dengan santai.

Tempat Nyaman Di Samping Jendela

Berada di dekat jendela dapat membuat Anda lebih santai dan nyaman. Itu semua karena jendela merupakan tempat sirkulasi udara. Dimana dapat membuat Anda bernapas lebih lega, sehingga tubuh menjadi lebih rileks.

Jendela juga tempat masuk sinar matahari pagi yang menyehatkan. Sehingga Anda dapat merasa lebih segar. Terlebih lagi, jika Anda memiliki pemandangan indah di luar sana, maka Anda bisa merasa lebih santai dan damai. Namun begitu, ada satu hal yang harus Anda perhatikan. Sinar matahari memang dapat memberikan penerangan yang baik. Akan tetapi intensitas matahari yang terlalu terik pada siang hari juga tidak baik.

Karena itu, untuk keamanan dan kenyamanan, memasangkan roller blind pada jendela Anda adalah pilihan yang bijak. Karena roller blind dapat  mudah dibuka dan ditutup, serta tidak akan menjuntai menghalangi tempat duduk Anda.

Untuk menciptakan tempat bersantai di samping jendela, maka Anda dapat melakukan hal-hal berikut ini :

Letakkan dua tempat duduk  bersama meja kecil di samping jendela. Tempat ini cocok untuk minum teh, bersantai sambil bercerita dengan pasangan Anda.

Ingin meningkatkan minat baca? Tidak ada salahnya meletakkan sofa yang cozy di dekat jendela perpustakaan rumah Anda. Pencahayaan yang baik dari jendela juga akan membuat kesehatan mata lebih terjaga.

Pilih tempat duduk besar yang empuk dan nyaman di samping jendela ruang keluarga. Anda bisa menonton TV dari sana, atau pun membaca buku sambil menikmati kesegaran udara dari luar jendela tanpa melewatkan keseruan yang berlangsung di ruang keluarga Anda.

Memilih tempat duduk panjang yang multifungsi adalah pilihan cerdas. Dimana di bawahnya terdapat tempat penyimpanan barang yang berguna. Bukan saja Anda mendapatkan tempat bersantai, Anda juga bisa menghemat penggunaan ruangan.

Penggunaan Signage Toilet

Penggunaan Signage Toilet Bantu Jaga Kebersihan Toilet

Di tengah merebaknya pandemi, setiap orang harus lebih memperhatikan kesehatan. Salah satunya dengan menaruh perhatian dan menaati anjuran membersihkan diri. Tidak masalah bagi mereka yang mudah menjalankan anjuran stay home, sementara yang harus beraktifitas di luar tentu harus lebih ekstra hati-hati. Terutama saat menggunakan fasilitas publik yang tidak bisa dihindari seperti toilet umum. Selain menerapkan jaga jarak, beberapa usaha lain dapat dilakukan seperti rutin membersihkan toilet dan memberikan toilet sign di sejumlah sudut toilet umum yang mudah ditangkap pandangan.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Toilet

Penggunaan Signage Toilet

Baik dalam area pribadi maupun area umum, toilet termasuk area vital yang harus selalu dalam keadaan bersih. Menjaga kebersihan toilet bukan untuk kepentingan orang lain, namun untuk kepentingan pribadi. Kebersihan toilet menjadi tanggung jawab setiap pihak. Meski demikian masih banyak orang yang tidak peduli dengan kebersihan toilet dan meninggalkannya dalam keadaan yang belum benar-benar bersih.

Padahal dengan menjaga kebersihan toilet, persentase seseorang terjangkit bakteri, kuman dan virus dapat diminimalisir. Selain itu, toilet yang bersih juga memberikan rasa nyaman dibandingkan rasa sungkan saat menggunakan fasilitas toilet umum. Kesadaran akan kebersihan toilet harus selalu diedukasikan. Menggunakan signage toilet dapat dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran kebersihan toilet. Misalnya dengan memberikan lambang toilet pria, wanita dan penyandang disabilitas serta peringatan menyiram kloset sampai bersih, dilarang jongkok di atas kloset juga buang sampah pada tempat yang sudah disediakan.

Rambu Disiplin Menjaga Kebersihan Toilet Menggunakan Toilet Sign

Meski terbilang mudah, menjaga kebersihan toilet sering terabaikan. Ditambah lagi jika penggunanya terbilang banyak dan sering. Intensitas penggunaan toilet yang tinggi menyebabkan toilet selalu dalam keadaan lembab dan basah. Melakukan pola disiplin menjaga toilet sangat membantu toilet selalu dalam keadaan bersih. Dengan menggunakan signage toilet, rambu-rabu disiplin menjaga kebersihan toilet akan mudah terlihat dan dijalankan para pengguna. Selain itu ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kebersihan toilet. Simak ulasannya berikut ini.

1. Bersihkan toilet secara menyeluruh

Jika hal ini dilakukan secara rutin minimal dua minggu sekali bagi toilet pribadi dan setiap hari bagi toilet umum, dijamin toilet akan senantiasa dalam keadaan bersih dan harum.

2. Jangkau area sudut

Sering kali terlewat, sudut toilet rentan menjadi bagian yang mengalami penumpukan kotoran. Baik sisa debu, sisa busa sabun atau pun resapan air. Di tempat-tempat seperti ini jamur, bakteri dan kuman akan sangat mudah untuk tumbuh. Maka dari itu, ingat selalu untuk menjangkau area sudut toilet.

3. Kuras tempat penampungan air

Jika toilet dilengkapi dengan bak penampungan air, pastikan untuk menguras dan membersihkan bak secara rutin. Air yang bersih akan menghindari toilet dari bau tidak sedap dan mencegah tumbuhnya bibit-bibit nyamuk serta lumut.

4. Sikat kloset

Yang paling penting dalam menjaga kebersihan toilet adalah menyikat kloset. Baik mangkuk kloset bagian dalam maupun gagang kloset. Gunakan sikat pembersih kloset bersamaan dengan desinfektan untuk membunuh kuman. Anda juga dapat menggunakan cairan pewangi untuk menghilangkan bau tidak sedap.

5. Gagang Pintu, Gayung, Shower Dan Tombol Flush

Menjadi objek yang sering berkontakan dengan tangan, gagang pintu toilet, gayung atau shower serta tombol flush mampu berpotensi menyimpan berbagai jenis kuman dan bakteri. Untuk itu jangan lupakan empat bagian ini setiap kali membersihkan toilet. Sediakan pula sabun cuci tangan di masing-masing bilik toilet.

6. Membuang limbah ke tempat sampah

Sering kali aktivitas di toilet menghasilkan limbah atau sampah. Misalnya bekas tissue, pembalut, kertas atau bekas puntung rokok. Dibandingkan memasukkannya ke dalam lubang kloset dan diflush, lebih baik jika toilet disediakan tempat sampah. Selain menjaga kebersihan toilet, hal ini juga membantu aliran pembuangan agar tidak tersumbat limbah. Aturan tak tertulis seperti ini kerap dilanggar pengguna toilet sebab tidak ada pengawasan. Untuk membantu menumbuhkan kesadaran, ini adalah saat yang tepat untuk memasang signage toilet di dalam bilik maupun di luar bilik toilet.

Desain Plafon Rumah Minimalis

Rumah Minimalis Jadi Tambah Estetis Dengan 5 Desain Plafon Ini!

Di kawasan perkotaan, rumah minimalis semakin digemari. Dengan semakin terbatasnya lahan di wilayah kota, maka rumah minimalis pun mulai banyak bermunculan. Secara konsep, rumah minimalis adalah bangunan yang mengutamakan kesederhanaan dan memaksimalkan penggunaan luas tanah yang terbatas. Nilai efisiensi menjadi perhatian utama rumah bergaya minimalis. Meskipun desainnya sederhana dan tidak kompleks, hal itu tidak mengurangi keindahan dari rumah ini.

Dengan komponen-komponen yang tepat, rumah minimalis juga bisa terlihat indah serta mewah dalam kesederhanaan. Salah satu bagian penting pada sebuah rumah minimalis adalah plafon. Posisinya yang berada di bagian paling atas sebuah ruangan membuat plafon jarang terjangkau oleh pandangan. Padahal selain peran fungsionalnya sebagai penutup rangka atap, plafon juga bermanfaat untuk memperlancar sirkulasi udara hingga menjaga ruangan tetap bersih dan rapi. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda memilih plafon yang tidak hanya melindungi tetapi juga memperindah rumah dengan desainnya yang menarik.

Inilah 5 Desain Plafon Menarik Untuk Rumah Minimalis

Terdapat banyak bentuk plafon yang bisa Anda terapkan di hunian contohnya seperti plafon gypsum. Masing-masing desain pun dapat memberikan suasana dan nuansa yang berbeda pada ruangan. Berikut ini adalah beberapa desain plafon yang cocok untuk rumah minimalis.

1. Plafon Putih Datar

Desain Plafon Rumah Minimalis

Simpel dan klasik. Ya, desain plafon ini memang desain yang sering kali digunakan di rumah-rumah minimalis. Meskipun terkesan konvensional, plafon putih tanpa banyak aksen dan motif dapat memberikan kesan bersih dan rapi pada ruangan.  Langit-langit ini biasanya terbuat dari plafon gypsum karena mudah untuk dipasang. Tambahan kipas atau lampu pada sisi plafon dapat membuang kesan membosankan pada plafon ini.

2. Plafon Kaca Transparan

Desain Plafon Rumah Minimalis

Anda ingin bersantai sambil menatap langit dari dalam rumah? Bisa kok. Anda bisa memadukan plafon rumah dengan kaca transparan. Dengan menggunakan plafon ini, sinar matahari pun dapat menyinari rumah secara maksimal. Tidak hanya itu, di malam hari Anda juga bisa berbaring sambil menatap bintang dan bulan di langit malam. Untuk membuat plafon ini dibutuhkan kaca yang tebal dan kuat agar tidak membahayakan penghuni rumah. Bagi Anda yang menginginkan kesan modern dan stylish pada rumah minimalis, maka plafon ini merupakan pilihan yang tepat.

3. Plafon Gantung

Desain Plafon Rumah Minimalis

Plafon gantung cukup sering dipakai di banyak hunian minimalis. Plafon jenis ini biasanya dipasang sebagai plafon baru di bawah plafon lama. Dengan itu, maka plafon ini bisa menyamarkan plafon lama yang sudah rusak dan menurun kualitasnya. Selain itu, plafon ini juga bisa menyembunyikan kabel-kabel listrik yang terdapat di sisi plafon. Biasanya plafon gantung terbuat dari gypsum. Penambahan plafon gantung dapat membuat ketinggian ruangan berkurang dan dapat memberikan kesan sempit. Akan tetapi, karena bentuknya yang terlihat indah juga dapat memberikan nilai artistik pada ruangan..

4. Plafon Balok Kayu

Desain Plafon Rumah Minimalis

Jika Anda menginginkan ruangan yang sederhana dengan sedikit nuansa elegan, maka harus mencoba plafon jenis ini. Menambah plafon rumah dengan balok-balok kayu dapat memberi kesan hangat dan natural. Balok kayu yang dipasang memanjang membuat plafon rumah terlihat lebih menarik. Jika Anda ingin lebih mempercantik ruangan bisa mengecat balok-balok kayu tersebut dengan warna yang diinginkan.

5. Plafon Tipe Busur

Desain Plafon Rumah Minimalis

Penggunaan plafon dengan bentuk melengkung seperti busur memang tidak umum. Akan tetapi, plafon dengan tipe busur ini bisa memberikan efek dramatis pada rumah minimalis Anda. Plafon ini cocok digunakan untuk ruangan yang berbentuk memanjang, seperti selasar. Papan gypsum yang memiliki sifat fleksibel menjadi pilihan terbaik untuk membuat lengkungan pada plafon. Dengan bentuknya yang unik, maka ruangan pun dapat terlihat lebih menonjol dan istimewa.

Elemen Penting Untuk Dapur

Elemen Penting Untuk Dapur Bergaya Industrial

Sebagai salah satu ruang dalam hunian yang paling sering dimasuki, dapur sudah seharusnya didesain nyaman. Kalau biasanya desain bernuansa modern atau klasik jadi pilihan, tak ada salahnya mencoba konsep industrial yang sedang populer saat ini. Desain ini memberikan kesan yang beda dari ruang dapur, namun tetap mengedepankan interior kekinian.

Konsep industrial diadopsi dari interior pabrik-pabrik di dataran eropa pada abad ke-16, dengan bahan bata, pada dinding, pintu aluminium, dan lantai semen. Detil setiap bagian ruangan dibuat menyerupai pabrik, yang lekat dengan warna-warna netral seperti putih, hitam, abu-abu dan warna alami.

Elemen Penting Untuk Dapur

7 Elemen Pada Dapur Industrial

Ada tujuh elemen yang harus ada saat Anda memutuskan untuk memakai konsep industrial pada bagian dapur. Baik elemen kayu, bata, pipa, besi, cahaya, semen, dan sekat minim. Aplikasikan beberapa atau semuanya di area dapur untuk menghadirkan nuansa industrial yang sempurna.

  • Kayu

Elemen kayu memberikan nuansa alam yang benar-benar asri dan nyaman. Anda bisa memakai elemen ini pada meja dapur tempat meletakkan makanan yang sudah siap dimasak. Pada konsep ruang makan yang menyatu pada dapur, elemen ini juga cocok untuk dijadikan bahan utama furniture ruang makan dan lantai.

  • Bata

Dinding bata adalah salah satu ciri dari konsep industrial, biasanya diimplementasikan pada semua atau sisi dinding utama. Ada yang terbuat dari bata merah atau bata putih, kemudian biasanya juga dipadukan dengan pintu aluminium kaca yang memberikan keterpaduan sempurna dari konsep industrial.

  • Pipa

Kalau biasanya pipa saluran air sengaja ditutup, pada konsep industrial pipa di bagian atas ruangan dibiarkan meliuk alami. Hal ini akan memberikan kesan industri sebenarnya, karena pada pabrik-pabrik yang berbahan baku pipa memang membiarkan bahan tersebut bertebaran dengan fungsinya masing-masing.

Kalau Anda mau yang beda, bisa dengan sengaja membeli pipa paralon ukuran besar sebagai ornament penting di bagian atap dapur dengan dilapisi aluminium seperti yang diterapkan pada pintu aluminium di dapur yang mengarah ke luar atau yang memisahkan dapur dengan ruangan lain.

  • Besi

Elemen ini bisa dijadikan bahan utama rangka meja dapur untuk memasak, dimana di atasnya diletakkan kompor dan perlengkapan lainnya, atau bisa juga menggunakan besi sebagai pembatas area, berupa pagar yang terdiri dari besi-besi berukuran kecil. Cobalah dan area dapur akan terlihat tertata lebih indah dengan kesan rusty.

  • Cahaya

Elemen cahaya juga sangat penting diperhatikan untuk area dapur berkonsep industrial. Biasanya menggunakan lampu yang diberi aksesoris berupa penutup seperti lampu hias berbentuk terompet. Letakkan pada area-area penting yang sering disinggahi, seperti area masak, area mencuci, area makan dan dekat pintu berbahan aluminium kaca agar lalu lintas orang terlihat jelas.

  • Sekat

Jangan terlalu banyak menggunakan sekat pada area dapur, upayakan area luas tercipta hanya dengan menempatkan meja, kursi atau ornament tambahan seperti vas bunga bergaya industrial yang terbuat dari drum yang dicat warna silver.

  • Semen

Pabrik juga biasanya identik dengan dinding yang tak tuntas dikerjakan, Anda bisa menyapukan lapisan semen pada sisi dinding untuk memberi kesan industrial yang kental. Contohnya di sisi dinding yang sama dengan letak pintu aluminium,  atau pada sisi dinding yang berseberangan dengan area memasak.

Berbagai elemen di atas sangatlah mudah untuk didapatkan dan harganya relatif tercangkau, contohnya semen, batu bata atau pintu aluminium kaca. Wajar jika konsep industrial semakin banyak dipilih, apakah Anda mau jadi salah satu yang menggunakannya juga?

ukuran GRC di Pasaran

Ukuran-ukuran GRC di Pasaran Pada Umumnya

GRC dalam dunia modern semakin populer, karena terbukti memiliki segudang kelebihan untuk membuat rumah tampak lebih indah. Tidak hanya fokus pada satu hal saja, sebaliknya kamu bisa menggunakan GRC untuk berbagai macam wujud. Seperti plafon, elemen dekoratif, cladding eksterior, kubikal toilet, pagar atau dinding luar dan partisi GRC. Sedangkan pembuatan GRC menggunakan berbagai macam bahan, seperti plastizer, polimer, air, agregat halus, AR Glasfibre dan semen

Banyak orang memilih GRC karena memiliki banyak kelebihan, GRC memiliki ketahanan yang lebih dibanding material lain, tahan terhadap api, terhadap air, tidak mudah terkena jamur, kedap terhadap suara, mudah dibentuk untuk interior maupun eksterior, pengerjaan lebih mudah dan cepat, ramah terhadap lingkungan dan memiliki nilai estetika yang cukup tinggi. Maka tidak mengeherankan jika banyak rumah yang mulai memilih GRC, produk ini juga mudah kamu jumpai di pasaran dengan beragam ukuran.

Macam-macam Ukuran GRC di Pasaran dan Harga Terbaru

ukuran GRC di Pasaran

Biasanya toko yang menjual material GRC memiliki ukuran standar sendiri, ukuran tersebut mengacu pada standar masyarakat yang membutuhkan GRC di sekitar. Namun ada beberapa ukuran dan ketebalan yang pasti akan kamu temui di pasaran:

1. Ukuran GRC Vaseboard

Untuk ukuran plafon GRC bermacam-macam, kamu bisa melihat beberapa ukuran berikut ini:

  • GRC vaseboard ini memiliki tebal paling tipis yaitu 4 mm ukuran 1.20 x 2.40 meter harga mulai Rp 60.000
  • Ketebalan GRC jenis ini 6 mm  berukuran 1.20 x 2.40 meter harga Rp 100.000
  • Vaseboard ketebalan 9 mm dengan ukuran 1.20 x 2.40 meter harga mulai Rp 135.000 per meter

2. Ukuran GRC Royal Board

Ukuran GRC jenis Royal Board cukup populer juga di pasaran, ada beberapa ukuran yang bisa kamu temukan:

  • Royal Board dengan ketebalan 3,5 mm dan berukuran 1.2 x 2.4 m, untuk harga  di bawah Rp 72.000 permeter
  • Royal Board dengan ketebalan 4 mm ukuran 1.2 m x 2.4 meter harga Rp 72.000 per lembar

3. Ukuran GRC Board

Untuk jenis GRC Board memiliki ukuran yang lebih beragam, sangat cocok dijadikan sebagai partisi GRC. Berikut ukuran dengan berbagai macam ketebalan yang bisa dipilih :

  • Ukuran 1.2 m x 2.4 m dengan ketebalan 4 mm harga Rp 90.000 perlembar namun ada juga yang diberandol dengan harga Rp 70.000
  • GRC Board ukuran 1.2 m x 2.4 m ketebalan 6 mm harga Rp 115.000 perlembar
  • Ukuran sebenarnya sama yaitu1.2 m x 2.4 m tetapi ketebalannya 8 mm harga Rp 150.000 perlembar
  • Ukuran lainnya yang bisa kamu pilih yaitu 1.2 m x 2.4 m namun memiliki ketebalan 9 mm harga Rp 230.000 perlembar
  • GRC jenis board dengan ukuran 1.2 m x 2.4 m ketebalan 10 mm dapat kamu dapatkan dengan harga Rp 305.000 perlembar
  • Ukuran berikutnya juga sama besar dengan ukuran lainnya yaitu 1.2 m x 2.4 m dengan tebal 12 mm dijual dengan harga Rp 330.000
  • Ukuran 1.2 m x 2.4 m tebal 15 mm harga Rp 443.000

4. GRC Silika Board

Jenis Silika Board pada GRC juga sering dicari banyak orang untuk melengkapi rumah mereka, berikut ukuran yang bisa kamu jumpai di pasaran :

  • GRC ketebalan 4 mm dengan ukuran sama 1.2 m x 2.4 m harga lebih terjangkau yaitu Rp 50.000 perlembar
  • GRC ketebalan 6 mm ukuran 1.2 m x 2.4 m harga Rp 90.000

Harga partisi GRC di atas bisa berubah sewaktu-waktu, untuk lebih jelasnya kamu bisa datang ke toko bangunan terdekat yang menyediakan GRC guna mengetahui harga paling tepat. Namun untuk ukuran rata-rata sama yaitu 1.2 m x 2.4 m per lembar, hanya saja ketebalannya berbeda-beda, pilihlah sesuai kebutuhan.

Bedanya Pintu UPVC dan PVC

Ini Bedanya Pintu UPVC dan PVC yang Perlu diketahui

Memperhatikan detail untuk menentukan setiap hal saat membangun rumah tentunya sangat penting. Karena rumah tidak ditinggali hanya untuk sementara, tapi untuk jangka waktu yang panjang bahkan bisa seumur hidup. Sehingga, kita harus menjadikan setiap sudut rumah menjadi nyaman dan aman untuk ditinggali. Bukan hanya untuk kita sendiri, tetapi juga untuk orang yang bertamu dan akan menginap.

Hal yang biasanya agak terlupakan dalam memperhatikan detail adalah pemilihan pintu-pintu yang akan dipasang di dalam rumah kita. Pintu pada rumah, baik itu pintu utama, pintu ruangan, sampai pintu kamar mandi, semua harus diperhatikan setiap detailnya. Tidak boleh sembarangan saat menentukan bahan yang akan digunakan untuk pintu-pintu tersebut, karena saat diletakan di tempat yang berbeda maka perawatan juga berbeda pula. Perlakuan kita terhadap pintu utama, pastinya berbeda dengan pintu kamar apalagi pintu kamar mandi.

Perbedaan Bahan UPVC dan PVC

Bedanya Pintu UPVC dan PVC

Dua bahan yang bisa dijadikan untuk pilihan kalian adalah pintu UPVC dan PVC. Pastinya setiap bahan memiliki perbedaan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. PVC adalah kependekan dari Poly Vinyl Chloride sedangkan kepanjangan dari UPVC yaitu Unplasticized Poly Vinyl Chloride. Nah, berikut adalah perbedaan pintu PVC dan UPVC. Untuk bisa memilih pintu apa dan untuk diletakkan di mana, maka kalian harus mengetahui perbedaan kedua pintu tersebut. Simak ulasan berikut ya!

Pintu dengan Bahan PVC

Bahan dasar PVC berasal dari plastik yang kemudian diolah agar agak keras dan kuat. Meski begitu, PVC tidak berat dan lebih fleksibel. Karena berbahan dasar plastik, pintu ini tidak mudah berkarat. Dengan begitu, pintu bahan ini bisa dengan mudah dibawa ke mana-mana karena ringan. Belum lagi, harganya juga terjangkau tergantung merk yang mengeluarkan pintu ini.

Pintu PVC biasanya digunakan untuk kamar mandi karena berbahan dasar plastik dan tidak mudah berkarat. Seperti yang sudah diketahui, bahwa kamar mandi merupakan tempat paling basah dan lembab dibandingkan dengan ruangan lain di kebanyakan rumah. Sehingga, dengan menggunakan bahan PVC maka jika terciprat air tidak akan cepat berkarat. Sayangnya, ketahanan pintu ini tidak begitu baik sehingga tidak bisa dipakai dalam jangka waktu yang sangat lama. Hal ini bisa terjadi jika cara penyimpanan maupun perawatan tidak baik.

Pintu dengan Bahan UPVC

Berbeda dengan PVC, pintu UPVC jauh lebih keras dan kuat dibandingkan pintu PVC. Hal ini disebabkan karena bahan dasar plastik yang sudah melalui berbagai proses kemudian akhirnya menghilangkan kandungan plastik yang ada di dalamnya. Maka itu, pintu berbahan UPVC lebih kokoh daripada PVC. Bahkan, pintu ini bisa tahan terhadap api dan warnanya tahan terhadap pergantian cuaca. Pintu ini bisa digunakan untuk pintu utama yang lebih sering terpapar sinar matahari dan terkena cuaca dingin dari luar, atau bisa juga untuk pintu-pintu di ruangan lain. Kekuatan yang dimiliki pintu ini tentu saja bisa membuat tahan sangat lama sehingga kecil kemungkinan untuk mengganti-ganti pintu. Tetapi, karena kelebihannya itu pula, harga pintu ini lebih mahal.

Nah, itu adalah perbedaan kedua pintu tersebut. Detail perbedaan kedua bahan ini harus diperhatikan agar kalian tahu pintu utama atau pintu ruang lainnya lebih baik menggunakan bahan apa. Hal penting yang perlu kalian ingat yaitu bahwa setiap ruangan akan memerlukan bahan pintu yang berbeda-beda.

Cara Mengatasi Lantai yang Menggembung

Cara Mengatasi Lantai yang Menggembung Berdasarkan Jenis Lantainya

Memiliki rumah yang nyaman tentu menjadi keinginan setiap manusia. Sayangnya, terkadang muncul saja permasalah-permasalah yang menghantui. Salah satu permasalahan yang muncul di rumah adalah lantai yang menggembung. Permasalahan tersebut bahkan sering muncul pada jenis lantai apa saja. Untuk itu, artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai cara mengatasi lantai yang menggembung.

Cara Mengatasi Lantai yang Menggembung Berdasarkan Jenis Lantai

Cara Mengatasi Lantai yang Menggembung

Lantai merupakan bagian penting yang harus selalu diperhatikan. Bahkan sampai saat ini sudah hadir berbagai jenis model lantai rumah yang menjadikan rumah terlihat lebih bersih dan nyaman untuk ditinggali. Pilihan tersebut antara lain parket, keramik, granit maupun vynil. Tentunya berbeda bahan, berbeda juga tingkat kekuatan dan kenyamanannya. Meskipun begitu, ketiga jenis lantai tersebut masih berpotensi mengalami permasalahan lantai menggembung. Inilah beberapa cara dalam mengatasi lantai menggembung:

Lantai keramik

Salah satubahan lantai yang sangat populer dan telah teruji adalah keramik. Keramik sangat cocok untuk dibuat bahan pelapis lantai di semua ruangan, termasuk untuk dinding. Sayangnya, keramik masih termasuk tidak tahan tekanan sehingga berpotensi untuk menggembung. Hasilnya, keramik akan terangkat dan menjadi kurang menarik lagi.

Solusi pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan mengangkat keramik secara perlahan di bagian yang menggembung tadi. Berhati-hatilah agar keramik tersebut tidak pecah. Pada bagian yang sudah terangkat, gali lubang dengan kedalaman 5-10 cm dan isilah lubang tersebut menggunakan kerikil kecil agar permukaan menjadi lebih rata. Tempelkan kembali keramik menggunakan semen hingga terasa kuat.

Lantai kayu (parket)

Saat ini penggunaan lantai kayu cukup menarik minat orang karena membuat rumah menjadi lebih mewah. Walaupun seperti itu diperlukan cara khusus untuk memasangnya agar bisa terpasang dengan benar. Perlu diketahui bahwa lantai kayu juga rentan terhadap kasus penggembungan.

Cara pertama dalam mengatasi penggembungan pada lantai kayu adalah dengan membuat lubang terlebih dahulu menggunakan bor pada bagian yang menggembung tepat di bagian tengah lantai kayu. Selanjutnya, angkat papan kayu tadi tadi secara perlahan. Ukurlah kedalaman dari lantai kayu tadi dengan metode khusus yaitu memasukkan paku tepat pada bagian lubang tadi. Masukkan lem kayu khusus dengan menggunakan alat suntikan, lalu isikan ke dalam lubang yang sudah dibuat tadi.

Lantai vynil

Tak jauh berbeda dengan jenis lantai lainnya, lantai vinyl juga rentan terhadap permasalahan lantai yang menggelembung. Kondisi ini sering dijumpai pada lantai yang disusun secara luas. Faktor utama yang bisa mempengaruhi penggembungan ini adalah faktor cuaca.

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menusuk pada  bagian lantai yang menggembung tadi menggunakan jarum yang kecil. Ratakan lantai sampai udara di dalamnya bisa hilang. Selain itu, kamu juga bisa meratakan dengan bantuan pemanas seperti setrika. Jika penggembungan masih terjadi, coba ratakan dengan cara menimpanya menggunakan benda yang cukup berat sampai permukaan lantai tersebut bisa kembali rata.

Demikianlah artikel ringkas mengenai cara mengatasi lantai yang menggembung salah satunya pada lantai parket. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu dalam mengatasi permasalahan lantai yang menggembung. Permasalahan tersebut sebenarnya memang wajar terjadi, terutama jika teknik pemasangan lantainya cenderung kurang profesional. Apabila kamu malas menghadapi permasalahan ini, sebaiknya kamu percayakan saja kepada ahlinya agar hasil pemasangan lantai bisa lebih sempurna bila dibandingkan dikerjakan oleh sembarang orang. Selamat mencoba!

Kamar Mandi Unik

Yuk Buat Kamar Mandi Lebih Unik Dengan Desain Dinding Berikut Ini!

Bagian mana dari rumah yang cocok untuk tempat relaksasi? Ya benar, jawabannya adalah kamar mandi. Berendam di bathtub ataupun berdiri di bawah pancuran air shower setelah seharian beraktivitas bisa menenangkan pikiran Anda. Karena Anda akan cenderung lebih rileks saat di kamar mandi, bahkan terkadang banyak ide-ide kreatif pun muncul. Maka tidak heran banyak orang yang suka berlama-lama di kamar mandi.

Meski ukuran kamar mandi biasanya merupakan yang paling kecil dibandingkan dengan ruangan lainnya, tapi Anda harus tetap memerhatikannya. Setiap hari Anda pasti memasuki kamar mandi setidaknya dua kali atau lebih. Itulah mengapa faktor kebersihan dan keindahan ruangan tesebut menjadi penting. Untuk menambah kenyamanan Anda, maka bisa melakukan beberapa renovasi sederhana dengan mengubah dinding kamar mandi.

Inilah 7 Desain Dinding Kamar Mandi Unik

Merenovasi kamar mandi memang cukup sulit. Ruangan yang satu ini memang membutuhkan perhatian khusus mengingat tingkat kelembabannya yang tinggi. Namun Anda tidak perlu pusing-pusing lagi, karena berikut ini ada 7 inspirasi dinding kamar mandi yang bisa Anda coba.

1. Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Keramik

Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Keramik

Keramik menjadi salah satu bahan yang paling sering dipilih untuk dinding kamar mandi. Hal itu dikarenakan ketahanan keramik yang cukup kuat dan perawatannya yang mudah. Selain itu keramik juga tersedia dalam berbagai warna dan motif yang bisa menambah estetika ruangan. Anda juga bisa memasang keramik ini dengan metode mozaik ataupun pola geometris untuk membuatnya lebih menarik.

2. Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Batu

Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Batu

Dengan menggunakan batu alam pada interior kamar mandi, maka Anda bisa merasakan sensasi kembali ke alam. Bebatuan ini juga bisa menambahkan kesan hangat pada kamar mandi. Maka Anda bisa merasa lebih santai saat berendam di kamar mandi. Namun Anda juga harus siap mengeluarkan banyak biaya, karena lapisan batu untuk dinding kamar mandi memang cukup mahal harganya.

3. Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Kayu

Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Kayu

Biasanya kayu memang lebih sering digunakan sebagai material lantai. Akan tetapi material yang satu ini juga cocok kok dijadikan bahan dinding kamar mandi. Dengan menggunakan dinding kayu maka kamar mandi Anda pun terasa bagaikan sauna atau tempat-tempat spa. Jika Anda memilih kayu sebagai dinding kamar mandi, maka Anda tidak boleh lupa merawatnya secara rutin.

4. Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Marmer

Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Marmer

Desain dinding kamar mandi yang satu ini memang dapat memberikan kesan elegan dan mewah pada ruangan. Meskipun dengan desain yang sederhana, penggunaan marmer bisa menambah kesan yang istimewa. Dengan penambahan lampu sorot pada beberapa sudut ruangan juga dapat membuat kamar mandi Anda terlihat lebih estetik.

5. Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Wallpaper

Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Wallpaper

Banyak orang yang ragu menggunakan wallpaper murah untuk kamar mandi karena wallpaper dianggap tidak cocok dengan area kamar mandi yang lembab dan basah. Padahal ada loh beberapa jenis wallpaper yang cocok digunakan untuk kamar mandi. Wallpaper vinyl dan self-adhesive merupakan jenis wallpaper yang bisa digunakan di kamar mandi karena tahan lama, daya rekat kuat dan tentu saja warnanya tidak cepat pudar walau sering terkena air.

6. Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Wallpaper dan Keramik

Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Wallpaper dan Keramik

Anda ingin memakai wallpaper untuk kamar mandi, tetapi tidak ingin memasangnya di seluruh permukaan dinding? Kalau begitu Anda bisa memadukan penggunaan wallpaper dengan keramik. Anda bisa meletakkan wallpaper dinding di bagian atas dan keramik di bagian bawah yang lebih cepat basah terkena air.

7. Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Wallpaper, Keramik dan Cat Dinding

Desain Dinding Kamar Mandi Dengan Wallpaper, Keramik dan Cat Dinding

Jika wallpaper dan keramik belum cukup untuk Anda, maka bisa menghias dinding kamar mandi dengan tambahan cat dinding. Perpaduan tiga material ini bisa menghasilkan dinding yang stylish loh. Namun Anda juga harus memilih warna yang senada untuk masing-masing material tersebut agar desain dinding terlihat lebih selaras.

Cara Membersihkan Karpet Rumah

Inilah Cara Simpel Membersihkan Karpet Rumah agar Tetap Nyaman

Saat ini banyak sekali rumah yang menggunakan karpet sebagai lapisan alas rumah. Hal tersebut karena karpet terbukti bisa memberikan nuansa hangat yang nyaman bila dibandingkan hanya menggunakan lantai saja. Selain itu, desain dari karpet saat ini sangatlah bervariasi sehingga memanjakan mata. Meskipun begitu, kamu harus menjaga kebersihan agar rumah tetap nyaman ditempati dan kesehatan lebih terjaga. Cara membersihkan karpet sebenarnya tidak terlalu sulit, namun tentu lebih rumit bila dibandingkan hanya menggunakan lantai saja. Untuk itu, dalam artikel ini akan diinfokan lebih lanjut mengenai cara simpel membersihkan karpet.

Cara Simpel Membersihkan Karpet

Cara Membersihkan Karpet

Memiliki karpet tile tentu perlu perawatan yang lebih banyak bila dibandingkan hanya mengandalkan lantai saja. Hal tersebut karena karpet sangat rentan dihinggapi hewan-hewan kecil yang bisa membuat kenyamanan berkurang. Jika dibiarkan, hewan-hewan tersebut akan menyerang manusia dan peliharaan yang kamu miliki. Selain hewan yang terlihat, karpet yang kotor juga akan memberikan efek bau dan munculnya bakteri-bakteri jahat. Jika hal ini dibiarkan, tentu akan membuat kenyamanan rumah menjadi berkurang.

Untuk itu, pastikan kamu membersihkan karpet dengan rutin. Untuk cara membersihkannya sendiri tidak terlalu rumit, namun memang sedikit merepotkan jika tidak tahu caranya. Inilah cara simpel membersihkan karpet rumahmu.

1. Bersihkan karpet dari debu dan kotoran kering

Tahap pertama dalam membersihkan karpet tileadalah dengan membersihkan permukaan karpet dari debu dan kotoran kering. Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyapu bagian permukaan karpet menggunakan bantuan sapu lidi. Untuk beberapa bagian yang sulit terjangkau, akan lebih maksimal bila menggunakan vacum cleaner. Pastikan semua bagian sudah bersih dari kotoran kering dan bahkan hewan-hewan kecil sehingga karpet akan kembali nyaman ketika digunakan.

2. Gunakan cairan khusus

Membersihkan noda yang menempel, tentu tidak akan bisa hilang jika hanya menggunakan vacum cleaner. Untuk itu, kamu perlu menggunakan cairan khusus agar noda tersebut bisa hilang. Cairan pertama yang bisa kamu buat adalah dengan campuran perasa lemon dicampur dengan garam dan cuka. Campurkan dengan air bersih lalu semprotkan pada noda yang membandel di permukaan karpet. Gunakan lap atau sikat yang lembut untuk membantu menghilangkan noda tadi.

Jika cara tersebut kurang sukses, kamu bisa juga menggunakan soda kue yang banyak dijual dipasaran. Caranya adalah setelah larutan lemon dan cuka tadi sudah disiram ke bagian noda, taburi larutan tersebut dengan soda kue. Tunggu selama 30 menit agar campuran terebut bisa bekerja dengan efektif. Setelah cairan dirasa sudah meresap, bersihkan dengan air bersih lalu keringkan beberapa saat.

Sebenarnya di pasaran juga sudah banyak produk pembersih karpet tambahan yang sudah banyak dijual bebas. Untuk itu, cari saja yang menurutmu paling baik untuk digunakan. Jika memang beberapa cara diatas cukup merepotkan, kamu  bisa membawa karpet tersebut ke tempat laundry agar diberikan perawatan khusus. Jika kamu ingin coba cuci sendiri di rumah, pastikan bahwa cuaca sedang berada di kondisi yang menguntungkan. Sebaiknya tunda dulu jika cuaca sedang hujan karena akan mempersulit proses pengeringan karpet.

Demikianlah artikel singkat mengenai cara membersihkan karpet rumah agar tetap nyaman. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu dalam proses pembersihan karpet di rumahmu. Pastikan bahwa kamu sudah membersihkan sesuai dengan prosedur agar karpet bisa kembali bersih. Selamat mencoba!